12 Januari 2026 - Siswi SMADHANI kembali menorehkan prestasi membanggakan. Raihanah Nasywa Aqilah yang akrab dipanggil Wawa, siswi kelas XI-1, berhasil mengharumkan nama sekolah melalui capaian prestasinya di cabang olahraga karate. Sepanjang tahun 2025, Wawa sukses meraih medali emas dalam beberapa kejuaraan, termasuk tingkat internasional.
Perjalanan Wawa di dunia karate dimulai sejak usia dini, Wawa mulai mengenal karate saat masih duduk di bangku kelas 1 Sekolah Dasar. Awalnya, kegiatan tersebut hanya menjadi aktivitas tambahan untuk mengisi waktu luang, sebelum akhirnya berkembang menjadi sesuatu yang ditekuni secara serius. Hal tersebut tentu atas dasar keinginan Wawa, tanpa paksaan dari kedua orang tuanya.
“Pertama kali ikut karate kelas 1 SD dan keterusan sampe sekarang. Sebelumnya itu ikut di sekolah aja sih kak karena biar aku tuh ga nganggur aja gitu. Siapa tahu bakatnya disitu, akhirnya mama daftarin aku ikut karate. Ternyata aku latihan terus posisiku bagus jadi akhirnya aku disuruh terjun lomba,” ujar Wawa.
Seiring berjalannya waktu, berbagai kejuaraan untuk meningkatkan keterampilan ke tingkat yang lebih tinggi mulai Wawa tekuni. Latihan yang dijalani secara konsisten menunjukkan hasil yang baik, tercermin dari kemajuan teknik, mental dalam bertanding, dan pencapaian yang semakin meningkat dari waktu ke waktu.
Sepanjang tahun 2025, Wawa tercatat mengikuti beberapa kejuaraan karate dan berhasil meraih hasil membanggakan. Prestasi tersebut di antaranya juara pertama kata beregu putri pada ajang Gadjah Mada Open International Karate Championship II 2025 yang diselenggarakan oleh Karate INKAI UGM pada 29-30 Februari 2025, serta juara pertama kata beregu junior putri dalam International Karate Championship Yogyakarta “Kemenpora RI Cup” yang berlangsung pada 29-30 Agustus 2025 dan diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.
Di tengah pencapaiannya sebagai atlet, Wawa tetap menjalankan peran utamanya sebagai seorang pelajar. Tantangan dalam membagi waktu antara sekolah dan latihan sering kali Wawa rasakan. Namun, dengan proses adaptasi yang terus menerus, keseimbangan antara keduanya bisa terjaga.
“Awal-awal susah karena kayak ngerasa struggle banget cape gini. Tapi lama-lama terbiasa, jadi bisa manage waktunya lebih baik aja. Jadi waktunya belajar kapan, waktunya latihan kapan, waktu main kapan,” ujar Wawa.
Saat ini, Wawa aktif di kategori seni karate tingkat junior. Melalui pengalamannya, Wawa berpesan untuk lebih pintar dalam manajemen waktu. Terutama untuk yang ingin mencoba dan menekuni hal baru.
“Aku sih pinter-pinter manage waktu aja, karena kan ga semua orang pinter manage waktu dengan baik kan. Apalagi yang masih baru-baru ikut gitu kan bingung gitu. Jadi pinter-pinter manage waktu aja terus kayak niatnya pengen terjun disitu ya dilanjutkan gitu aja sih,” tutupnya.
-Tim Media Smadhani & Tim Magang Media Smadhani-






No responses yet