Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) merupakan momen penting bagi para siswa baru untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru. Selama lima hari, dari tanggal 14 hingga 18 Juli 2025, berkolaborasi dengan OSIS dan MPK dalam UNOS (United of SMADHANI), SMA Dharma Wanita Surabaya sukses menyelenggarakan serangkaian kegiatan MPLS yang dirancang untuk membantu siswa baru kelas X mengenal lebih jauh tentang sekolah, staf pengajar, serta teman-teman seangkatan mereka. MPLS kali ini mengusung tema “MPLS RAMAH: BERSAMA MERAIH MIMPI.”
Hari Pertama: Sambutan Hangat dan Orientasi Awal
Hari pertama dimulai dengan upacara pembukaan yang dipimpin langsung oleh Ibu Kepala Sekolah Kastin, S.Si pada pukul 06.30 WIB. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya disiplin, semangat belajar, dan kebersamaan di antara para siswa. Setelah upacara, para siswa diperkenalkan dengan jajaran staf pengajar dan karyawan sekolah. Pada sesi selanjutnya, para siswa baru diarahkan menuju aula untuk mendapatkan materi pengenalan kurikulum, sistem pembelajaran di SMA, pembagian enterpreunership dan kostum magical party.
Sebelum serangkaian materi mulai disampaikan, terdapat sambutan hangat dan ramah dari Ibu Ketua Yayasan Dharma Wanita Surabaya yaitu Ibu Dr. Shinta Setya, S.Psi., M.Com. Beliau menyampaikan beberapa hal diantarannya adalah (1) motivasi kepada para siswa-siswi baru untuk mengikuti kegiatan MPLS secara antusias, aktif dan berani bertanya, (2) harapan agar siswa-siswi baru SMA Dharma Wanita Surabaya betah, nyaman, berprestasi di sekolah serta dapat menjalin hubungan bauk dengan seluruh warga sekolah, dan (3) pesan moral tentang pentingnya karakter disiplin, kejujuran, dan nilai-nilai positif lainnya dalam menempuh pendidikan.
Selesai sambutan dari Ibu Ketua Yayasan Dharma Wanita Surabaya, acara dilanjutkan dengan pengisian materi pengenalan kurikulum dan sistem pembelajaran di SMA oleh Ibu Diyah Ayu Octanova, S. Pd selaku wakil kepala sekolah bidang kurikulum. Selesai materi SMA disampaikan, terdapat materi dasar yang sangat amat penting bagi para siswa baru mengenai peraturan atau tata tertib berlalu lintas. SMA Dharma Wanita Surabaya secara khusus mengundang Polsek Tenggilis Mejoyo Polrastabes Surabaya untuk mengadakan sosialisasi kepada siswa-siswi SMA Dharma Wanita Surabaya mengenai pentingnya tertib berlalu lintas. Undangan ini sebagai bentuk preventif sekolah untuk mengurangi segala pelanggaran yang kemungkinan bisa dilakukan anak-anak mengingat banyak para siswa baru yang melakukan perjalanan ke sekolah dengan membawa kendaraan pribadi.
Kegiatan sosialisasi ini dilakukan selama kurang lebih 75 menit mulai dari pukul 09.30 WIB hingga pukul 10.45 WIB. Sasaran dari kegiatan sosialisasi ini yakni seluruh siswa-siswi baru kelas X SMA Dharma Wanita Surabaya. Tujuan dari diadakannya kegiatan sosialisasi ini yaitu untuk menumbuhkan dan meningkatkan kesadaran pelajar terutama siswa-siswi SMA Dharma Wanita akan pentingnya tertib berlalu lintas dan keselamatan di jalan raya, mengingat mayoritas siswa-siswi SMA Dharma Wanita Surabaya menggunakan sepeda motor sebagai alat transportasi ke sekolah. Kegiatan sosialisasi tertib berlalu lintas ini disampaikan langsung oleh Kapolsek Tenggilis Mejoyo yakni AKP Prastya Yana Wisesa S SIK SH MH.
Pada awal materi siswa-siswi tidak hanya dibekali mengenai tata tertib berlalu lintas saja, juga mengenai bahaya penggunaan narkoba. Materi ini sangat penting untuk disampaikan mengingat tingginya angka penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja yang memuat semakin resah para orang tua. Pada penyampaian materi mengenai penyalahgunaan narkoba, siswa-siswi SMA Dharma Wanita Surabaya sangat tertarik dengan materi yang disampaikan. Materi yang disampaikan mengenai narkoba ini meliputi: (1) definisi atau pengertian narkoba; (2) jenis-jenis narkoba; (3) ciri-ciri orang yang menggunakan narkoba; (4) dampak penggunaan narkoba; dan (5) data penyalahgunaan narkoba pada masing-masing kelompok usia.
Pada setiap materi yang disampaikan, siswa-siswi SMA Dharma Wanita Surabaya terlihat sangat antusias dan ikut berpartisipasi aktif selama kegiatan sosialisasi. Hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya siswa-siswi yang bersedia maju untuk menjawab setiap pertanyaan yang diajukan oleh Kapolsek Tenggilis Mejoyo. Selain itu, materi ini disampaikan untuk menggali pengetahuan siswa mengenai bahayanya narkoba serta jenis-jenis narkoba. Dengan dilakukannya sosialisasi ini diharapkan siswa-siswi SMA Dharma Wanita Surabaya akan lebih peduli dan lebih berhati-hati mengenai bahaya dan penyalahgunaan narkoba.
Setelah penyampaian materi mengenai penyalahgunaan narkoba, Kapolsek Tenggilis Mejoyo kembali fokus pada tujuan utama kegiatan sosialsiasi yakni mengenai tata tertib berlalu lintas terutama oleh pelajar. Sama halnya dengan materi penyalahgunaan narkoba, penyampaian materi tata tertib dalam berkendara pun juga membuat anak-anak sangat antusias. Penyampaian materi oleh Kapolsek Tenggilis Mejoyo dilakukan dengan lugas, tegas, dan mengena. Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek meliputi jenis-jenis rambu lalu lintas dan perbedaan warnanya, penggunaan helm yang benar dan sesuai dengan standar, kelengkapan surat-surat berkendara terutama SIM (Surat Izin Mengemudi), hingga etika dalam berkendara.
Setiap materi yang disampaikan selalu disambut antusias oleh siswa, terutama dalam cara penyajian materinya yang membuat siswa tertarik. Pada materi mengenai jenis-jenis rambu lalu lintas, siswa-siswi diajarkan mengenai apa saja rambu-rambu lalu lintas yang ada di jalan serta cara membaca dan memahami maksud dari rambu lalu lintas tersebut. Selain itu, siswa juga diajari perbedaan macam-macam warna rambu lalu lintas seperti warna merah menunjukkan mengenai larangan, warna biru menunjukkan simbol perintah, dan warna kuning menunjukkan simbol peringatan. Selain mengenai rambu lalu lintas, siswa-siswi juga diberikan materi mengenai arti marka jalan karena berkaitan mengenai cara dan tata tertib dalam berkendara. Selain itu siswa-siswi juga diajak untuk berpartisipasi aktif selama kegiatan sosialisasi dimana Kapolsek Tenggilis Mejoyo selaku narasumber mengajak beberapa siswa untuk maju dan menanyakan mengenai kesiapan dan pengalaman dalam berkendara seperti penggunaan helm, kepemilikan surat-surat berkendara terutama SIM, dan lain sebagainya.
Pada akhir kegiatan sosialisasi, tim dari Polsek Tenggilis Mejoyo mengadakan kuis berhadiah kepada siswa-siswi SMA Dharma Wanita Surabaya mengenai materi tata tertib berlalu lintas yang teelah disampaikan. Pelaksanaan kuis ini disambut sangat antusias oleh siswa dan para siswa berebut untuk menjawab setiap pertanyaan yang diajukan. Salah satu siswa yang berhasil menjawab pertanyaan tersebut adalah Aditya dari gugus Slytherin.
Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan siswa-siswi SMA Dharma Wanita Surabaya dapat memahami tata tertib berlalu lintas dan dapat menjadi pelopor bagi para pelajar di area Surabaya dalam keselamatan berlalu lintas. Selain itu, hasil akhir dari adanya sosialisasi ini yaitu dapat menekan angka kecekalaan lalu lintas yang melibatkan pelajar dan dapat menciptakan budaya tertib berlalu lintas di kalangan generasi muda.
Pemaparan materi terkait tata tertib dan bahaya narkoba selesai disampaikan, acara berikutnya adalah istirahat 15 menit kemudian dilanjutkan dengan pengarahan dari MC yang diwakilkan oleh anggota UNOS SMADHANI terkait pembagian enterpreunership dan diskusi kostum magical party masing-masing gugus didampingi oleh kakak PK (Pendamping Kelompok) yang bertugas. MPLS SMADHANI pada tahun ini memiliki tiga gugus dan mengambil tema besar yaitu Harry Potter.
Setelah diskusi selesai di lakukan, para siswa diajak berkeliling sekolah untuk mengenal berbagai fasilitas, seperti ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, lapangan olahraga, dan kantin. Kegiatan hari pertama ditutup dengan sesi motivasi yang dibawakan oleh Ketua OSIS SMADHANI yang mengajak siswa untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan optimisme dalam menjalani masa sekolah serta sholat dhuhur berjamaah. Tepat pukul 12.30 WIB siswa-siswi baru kelas X diperbolehkan untuk pulang.
Hari Kedua: Mengenal Tata Tertib, Pendidikan Karakter, dan Kesehatan Jasmani
Hari kedua MPLS dimulai pukul 06.30 WIB. Para siswa baru kelas X diarahkan menuju kelasnya masing-masing untuk mengikuti senam pagi yang dipimpin oleh kakak PK nya masing-masing. Kemudian, tepat pukul 07.00 WIB siswa-siswi baru diarahkan untuk menuju aula mengikuti materi hari kedua yang telah disiapkan dengan baik oleh panitia. Materi pertama diisi dengan materi yang lebih mendalam mengenai tata tertib sekolah dan pendidikan karakter. Sesi ini dibawakan oleh wakil kepala sekolah bidang kesiswaan yaitu Ibu Khomarul Ainiyah, S.Pd didampingi oleh guru BK kelas X yaitu Ibu Fatimatuz Zahro, S.Psi. Para siswa diajarkan tentang pentingnya mematuhi peraturan, menjaga etika, dan bersikap sopan santun, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat. Selain itu, diadakan pula sesi diskusi kelompok kecil yang membahas tentang pentingnya toleransi, menghargai perbedaan, dan anti-perundungan (anti-bullying). Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai moral dan etika yang kuat, sehingga tercipta lingkungan sekolah yang harmonis dan bebas dari intimidasi.
Selesai materi pukul 10.00 WIB anak-anak diarahkan untuk beristirahat 15 menit. Pada pukul 10.15 para siswa baru kelas X diarahkan untuk bersiap melakukan skrinning kesehatan dengan berkolaborasi bersama puskesmas Tenggilis Mejoyo. Skrinning kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengawasan kesehatan para siswa baru serta membantu para siswa baru agar bisa mengetahui kesehatan tubuh mereka yaitu mendeteksi potensi masalah kesehatan atau penyakit pada tahap awal, bahkan sebelum gejala muncul. Proses skrinning berjalan secara lancar dan selesai tepat pukul 12.30 WIB. Para siswa baru diarahkan untuk kembali ke kelas untuk persiapan sholat dhuhur dan persiapan pulang.
Hari Ketiga: Aksi Sosial Gotong Royong dan Games
Untuk menumbuhkan rasa kepedulian sosial, pada hari ketiga para siswa baru diajak untuk berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong. Mereka bersama-sama membersihkan lingkungan sekolah, mulai dari area taman hingga ruang kelas. Sebelum itu, pada pukul 06.30 WIB secara bersama para siswa baru, seluruh anggota UNOS serta sebagian Bapak/Ibu Guru yang tidak ada jam mengajar pertama turut memeriahkan dengan ikut bersama senam sehat pagi, dipimpin langsung oleh Ibu Adelia Cahya P, S.Pd selaku guru oleh raga. Diadakan juga kegiatan “Jumat Berbagi” di mana para siswa diajak untuk mengumpulkan sumbangan sederhana untuk disalurkan kepada panti asuhan atau masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa empati dan semangat berbagi di kalangan siswa.
Selesai serangkaian pagi dilaksanakan, kegiatan berlanjut dengan permainan Goblet of SMADHANI. Nama dan peraturan permainan ini terinspirasi dengan salah satu permainan dari tema besar yang diambil yaitu Harry Potter. Masing-masing kelompok yang telah dibagi oleh panitia harus mencari bola yang telah diletakkan dan disembunyikan oleh panitia sesuai dengan petunjuk yang telah diberikan. Tujuan dari permaian ini adalah melatih rasa tanggung jawab, rasa pantang menyerah dan rasa solidaritas dari para siswa baru kelas X.
Keseruan permainan Goblet of SMADHANI berakhirpukul 10.30 WIB. Para siswa baru diarahkan untuk menuju ke kelasnya masing-masing untuk beristirahat 30 menit dan dilanjutkan dengan sesi diskusi mengenai kegiatan enterpreunership dan konsep kostum magical party yang akan dilakukan pada MPLS Hari keempat besok. Kegiatan MPLS pada hari ketiga ditutup pukul 12.30 WIB dengan sholat dhuhur berjamaah di Masjid Manarul Husni SMADHANI.
Hari Kempat: Pagelaran Enterpreunership dan Kostum Magical Party
Hari keempat MPLS adalah puncak dari diskusi panjang para siswa baru kelas X. Acara dimulai pukul 06.30 WIB dan diawali dengan persiapan para siswa untuk menata ruang kelas sedemikian rupa sebagai wujud kreativitas mereka dalam memeriahkan pagelaran enterpreunership. Pada pukul 09.00 WIB pagelaran siap dimulai. Dengan secara mengejutkan ide-ide baru dan kreatif disampaikan oleh para siswa baru melalui presentasi produk enterpreunership yang dipilih dan disiapkan masing-masing gugus untuk bisa dibeli oleh kakak kelas yang berkunjung secara bergantian. Tidak hanya meja dan kursi yang ditata sedemikian rupa menyesuaikan konsep, ruang kelas serta kostum yang ditampilkan sangat memberikan kesan menyenangkan bagi para siswa kelas XI dan XII yang mengunjungi masing-masing kelas siswa baru kelas X. Makanan yang dijual dalam acara enterpreunership ini juga sangat beragam. Mulai dari jajanan kekinian seperti dimsum hingga minuman kekinian seperti es susu jeli. Antusiasme juga ditunjukkan oleh Bapak dan Ibu guru yang mengunjungi ruang pagelaran untuk melihat makanan dan minuman yang disediakan.
Acara pagelaran berakhir dengan kesan bahagia pukul 11.30 WIB. Sebelum diarahkan untuk beristirahat, para siswa kelas X dimasing-masing kelasnya bersama kakak PK nya melakukan refleksi dan evaluasi singkat tentang kegiatan Pagelaran yang telah dilaksanakan serta menyepakati pada pukul 12.20 WIB sudah harus bersiap untuk mengikuti sholat dhuhur berjamaah. Tepat pukul 12.40 WIB anak-anak diperbolehkan pulang dengan syarat kondisi kelas sudah tertata rapi.
Hari Kelima: Penampilan Inagurasi Masing-Masing Gugus dan Demo Ekstrakurikuler SMADHANI
Pada hari terakhir, dimulai pukul 07.00 WIB pagi hari fokus kegiatan adalah persembahan inagurasi dari perwakilan siswa kelas baru serta pengenalan berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang tersedia di sekolah. Setiap perwakilan ekskul, mulai dari Paskibra, OSIS, Pramuka, Palang Merah Remaja (PMR), hingga ekskul seni dan olahraga, diberi kesempatan untuk mempresentasikan kegiatan mereka. Sebanyak 18 Ekstrakurikuler SMADHANI turut memeriahkan puncak MPLS dengan penampilan yang luar biasa.
Pada sesi pertama, terdapat penampilan khusus dari perwakilan siswa kelas X yang disaksikan bersama oleh seluruh siswa SMADHANI. Setiap kelompok yang mewakilkan menampilkan bakat mereka, mulai dari menyanyi, menari, hingga drama musikal sederhana. Acara ini berlangsung meriah dan penuh tawa.
Berlanjut ke sesi kedua yaitu demonstrasi ekstrakurikuler dari SMADHANI. Para siswa baru tampak antusias saat melihat beragam penampilan dari paskibra, futsal, SPIN/Eksperimen SAINS, Basket, ekskul seni, seperti musik, tari tradisional dan modern, serta demonstrasi dari ekskul bela diri Jujitsu dan Wushu, dst. Tujuannya adalah agar siswa dapat memilih kegiatan yang sesuai dengan minat dan bakat mereka, sehingga dapat mengembangkan potensi diri di luar jam pelajaran. Kegiatan MPLS ditutup secara resmi oleh Ibu Kepala Sekolah Ibu Kastin, S.Si. dengan penyerahan sertifikat peserta secara simbolis dan menyanyikan Hymne SMADHANI dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama.
Dengan dimikian, dapat disimpulkan, secara keseluruhan kegiatan MPLS di SMA Dharma Wanita Suarabaya tahun ajaran 2025/2026 berjalan dengan sukses dan lancar. Dengan berbagai materi dan kegiatan yang edukatif serta menyenangkan, para siswa baru tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga mendapatkan bekal yang berharga untuk membangun karakter, menumbuhkan semangat kebersamaan, dan siap menempuh pendidikan di jenjang SMA. Semoga semangat positif ini dapat terus dijaga dan menjadi awal yang baik bagi perjalanan akademik mereka selama tiga tahun ke depan.








One response
Keren banget, sukses selalu, apalagi paduan suara nya kece banget, dirigen nya cantik banget